Cara Menghilangkan Tahi Lalat Hidup

Cara menghilangkan tahi lalat hidup normalnya agak sedikit lebih sulit dibandingkan dengan cara menghilangkan tahi lalat mati. Bahkan dalam beberapa kasus, untuk bisa menghilangkan tahi lalat hidup, terkadang dibutuhkan prosedur operasi medis dengan biaya yang cukup mahal.

Tidak dapat dipungkiri, keberadaan tahi lalat hidup, terutama di sekitar wajah terkadang memang dapat membuat penampilan wajah menjadi kurang maksimal. Terlebih, ukuran tahi lalat hidup biasanya juga akan membesar seiring dengan berjalannya waktu.

Bila tidak segera ditangani, keberadaan tahi lalat hidup akan berpotensi membuat orang yang memilikinya menjadi minder dan kurang percaya diri.

Cara Menghilangkan Tahi Lalat Hidup

Ilustrasi: Cara Menghilangkan Tahi Lalat Hidup

Penyebab Munculnya Tahi Lalat

Sebenarnya apa sih penyebab munculnya tahi lalat?tahi lalat sebenarnya muncul karena adalah penumpukan sel melanosit yang tumbuh di satu tempat.

Nah, sel melanosit inilah sel yang berfungsi untuk menghasilkan zat warna kulit yang disebut dengan pigmen. Jadi, tidak heran kenapa tahi lalat itu cokelat atau hitam, jadi bukan karena dihinggapi lalat kemudian dia buang hajat ya, tetapi karena sel melanosit ini menumpuk kemudian tumbuh di satu tempat, sehingga terbentuklah tahi lalat.

Tahi lalat ini bisa tumbuh membesar dari waktu ke waktu, inilah yang sering diistilahkan sebagai tahi lalat hidup.

Jenis Tahi Lalat Yang Berbahaya

Secara umum tahi lalat tidaklah berbahaya, tapi ada juga lo kategori tahi lalat yang berbahaya. Tahi lalat ini disebut tahi lalat ganas. Kalau yang tidak berbahaya disebut tahi lalat jinak.

Nah, kemunculan tahi lalat ganas ini bisa menjadi indikator awal seseorang terkena penyakit kanker kulit bernama melanoma.

Lalu apa saja ciri-ciri tahi lalat yang berbahaya itu? Berikut ini diantaranya:

  1. Ciri yang pertama adalah tahi lalat berukuran besar berdiameter lebih dari 6 mm.
  2. Dengan bentuk asimetris atau tidak beraturan.
  3. Kalau diraba akan terasa kasar terutama dibagian tepiannya.
  4. Coba lihat, apakah berwarna gelap pada bagian tengahnya, dan lebih cerah pada bagian tepi? Kalau iya, waspadalah!
  5. Ciri selanjutnya adalah iritasi, meradang, dan mengeluarkan darah.
  6. Tanda tahi lalat berbahaya yang terakhir adalah jumlahnya semakin bertambah banyak dan menyebar di banyak titik di tubuh.

Kalau anda sudah mendapati ciri-ciri tahi lalat seperti yang di atas, maka segera periksakan diri ke dokter,bisa jadi gejala kanker kulit.

Cara Menghilangkan Tahi Lalat Hidup Secara Medis

Secara keseluruhan, ada dua alternatif cara yang bisa digunakan untuk menghilangkan tahi lalat hidup. Alternatif cara yang pertama adalah dengan menggunakan metode operasi. Cara ini relatif lebih praktis dan lebih aman. Walaupun begitu, biaya yang dibutuhkan untuk melakukannya cenderung cukup mahal.

Alternatif cara menghilangkan tahi lalat hidup yang kedua adalah dengan menggunakan bahan – bahan alami. Cara ini relatif cukup “ribet” dan tanpa jaminan sama sekali. Walaupun begitu, biaya yang dibutuhkan untuk menerapkan cara ini relatif sangat murah.

Nah, bila Anda memiliki tahi lalat hidup dan ingin menghilangkannya, berikut merupakan beberapa alternatif cara menghilangkan tahi lalat hidup yang bisa Anda coba untuk terapkan:

1. Menggunakan Teknik Pembekuan dengan Cairan Nitrogen

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk menghilangkan tahi lalat hidup adalah dengan menggunakan teknik pembekuan dengan cairan nitrogen.

Teknik ini biasanya dilakukan untuk menghilangkan jenis tahi lalat hidup yang menonjol keluar.

Jaringan tahi lalat yang menonjol keluar akan disemprot dengan cairan nitrogen cair yang bersuhu sangat dingin.

Setelah selesai disemprot, jaringan tahi lalat tersebut akan dibuang dengan menggunakan bantuan alat medis.

Dalam prakteknya, metode ini hanya bisa dilakukan oleh tim medis / spesialis kulit yang sudah ahli.

Setelah proses pelaksanaannya selesai, jaringan kulit yang terkena cairan nitrogen biasanya akan melepuh. Luka lepuh ini akan sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu beberapa hari.

2. Bedah Eksisi

Cara menghilangkan tahi lalat hidup yang kedua adalah dengan menggunakan metode bedah eksisi.

Sama seperti halnya metode pembekuan dengan cairan nitrogen, metode bedah eksisi juga hanya bisa diterapkan untuk jenis tahi lalat yang menonjol keluar.

Bedanya, jika metode pembekuan dengan cairan nitrogen digunakan pada jenis tahi lalat yang berukuran kecil, metode bedah eksisi cenderung lebih cocok untuk jenis tahi lalat hidup yang berukuran agak besar.

Langkah pertama yang akan dilakukan tim dokter saat hendak menjalankan metode ini adalah membius area di sekitar tahi lalat.

Setelah proses pembiusan selesai, tim dokter akan memotong dan mengangkat tahi lalat beserta dengan jaringan kulit di sekitarnya menggunakan pisau bedah.

Jika luka yang ditimbulkan oleh proses pembedahan ini lebar, dokter biasanya akan menutup luka tersebut dengan jahitan.

Setelah proses pelaksanaannya selesai, tim dokter biasanya akan menyarankan pasien untuk melakukan pemeriksaan biopsi kulit. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa jaringan tahi lalat yang telah diangkat tersebut bukan jaringan kanker.

3. Metode Pengikisan Jaringan Kulit

Cara menghilangkan tahi lalat hidup yang selanjutnya adalah dengan menggunakan metode pengikisan jaringan kulit.

Secara keseluruhan, metode pengikisan jaringan kulit cenderung sangat mirip dengan metode bedah eksisi.

Hanya saja, metode ini hanya bisa dijalankan pada jaringan tahi lalat yang berukuran kecil saja.

Metode ini akan dijalankan dengan cara mengikis atau menyalat tahi lalat beserta sedikit jaringan kulit yang ada di sekitarnya dengan menggunakan pisau bedah.

Dalam kebanyakan kasus, karena ukuran jaringan tahi lalat yang diangkat kecil, dokter biasanya tidak akan menutup bekas luka yang timbul dengan metode jahitan.

Dengan begitu, metode ini biasanya cenderung tidak menimbulkan bekas operasi sama sekali.

4. Metode Bedah Listrik

Berbanding terbalik dengan cara menghilangkan tahi lalat hidup yang pertama (yaitu menggunakan teknik pembekuan nitrogen), teknik menghilangkan tahi lalat hidup yang satu ini akan dilakukan dengan cara membakar jaringan tahi lalat beserta dengan area kulit di sekitarnya memakai energi listrik.

Dalam dunia kedokteran, metode bedah listrik banyak dikenal dengan nama kauterisasi.

Untuk menjalankan metode ini, pertama – tama, dokter akan membius area sekitar jaringan tahi lalat yang akan dihilangkan.

Setelah biusnya bekerja, dokter akan menempelkan alat logam tertentu yang telah dialiri listrik untuk membakar jaringan kulit yang ditumbuhi oleh tahi lalat yang hendak dihilangkan.

Walaupun terkesan agak “menyeramkan”, namun metode ini pada dasarnya sangat aman dan cenderung tidak menimbulkan pendarahan sama sekali.

Hanya saja, selain biayanya mahal, untuk bisa menghilangkan tahi lalat dengan cara ini terkadang diperlukan lebih dari satu kali tindakan operasi.

5. Bedah Laser

Metode bedah laser merupakan cara menghilangkan tahi lalat hidup tercanggih yang ada saat ini.

Metode ini dijalankan dengan menggunakan teknologi sinar laser dengan tujuan untuk menghilangkan jaringan tahi lalat hidup yang ada di kulit.

Bila dibandingkan dengan metode – metode yang sebelumnya, metode ini cenderung menawarkan hasil yang lebih baik dan lebih memuaskan.

Proses pelaksanaan metode bedah ini cenderung jauh lebih cepat dari metode – metode yang sebelumnya.

Di lain sisi, metode ini juga tidak menimbulkan bekas luka sama sekali.

Sayangnya, dibalik seluruh kelebihannya tersebut, ada dua kelemahan yang dimilikinya.

Kelemahan yang pertama terletak pada biaya dan akses yang agak sulit.

Ya, bila dibandingkan dengan empat metode yang sebelumnya, biaya yang harus dikeluarkan untuk bisa menghilangkan tahi lalat hidup menggunakan metode ini cenderung jauh lebih mahal.

Di lain sisi, karena teknologi ini membutuhkan peralatan medis yang canggih dan mahal, tidak semua rumah sakit dan klinik kecantikan memilikinya.

Selain kelemahan tersebut, metode ini juga kurang cocok dengan Anda yang ingin melakukan pemeriksaan biopsi kulit pada jaringan tahi lalat.

Pasalnya, saat disinari laser, jaringan kulit akan hilang tanpa meninggalkan sisa sama sekali. Dampaknya, tidak akan ada sisa jaringan kulit dan tahi lalat yang dapat digunakan untuk aktivitas pemeriksaan biopsi kulit.

Artikel terkait: Cara Menghilangkan Panu dengan Cepat dan Aman

Cara Menghilangkan Tahi Lalat Hidup Secara Alami

Selain dengan cara medis di atas, anda juga bisa coba hilangkan tahi lalat hidup dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mungkin ada di sekitar anda:

6. Kombinasikan Jeruk Nipis dan Buah Delima

Cara menghilangkan tahi lalat hidup secara alami yang pertama adalah dengan menggunakan jeruk nipis dan buah delima. Caranya yaitu:

  • Sediakan jeruk nipis dan buah delima secukupnya
  • Peras jeruk nipis, dan haluskan buah delima, kemudian campurkan, jangan terlalu encer
  • Bersihkan sekitar tahi lalat anda, kemudian oleskan campuran tadi ke tahi lalat anda secara merata dan tunggu sampai mengering selama beberapa menit,
  • Bilas dengan menggunakan air hangat
  • Agar hasil maksimal, ulangi cara ini secara rutin sampai tahi lalat hilang.

7. Dengan Gel Lidah Buaya

Selanjutnya, anda juga bisa menggunakan gel lidah buaya untuk mengusir tahi lalat hidup yang adai tubuh anda. Caranya yaitu:

  • Pertama, sediakan lidah buaya secukupnya, ambil gelnya
  • Oleskan gel lidah buaya tersebut ke tahi lalat
  • Biarkan sekitar 15 menit, lalu cuci dengan air bersih, lakukan secara rutin minimal 2 kali dalam sehari.

8. Menggunakan Ramuan Cuka Apel

Cara menghilangkan tahi lalat hidup berikutnya yaitu dengan menggunakan sari cuka apel. Caranya yaitu:

  • Pertama, sediakan 1 mangkuk air hangat, cuka apel dan kapas
  • Tambahkan 2 sendok makan cuka apel
  • Gunakan kapas untuk mengoleskan campuran air cuka apel, kemudian kompreskan ke tahi lalat selama kurang lebih 30 menit
  • Terakhir bilas atau dilanjutkan kompres es batu. Lakukan secara rutin sampai tahi lalat hilang.

9. Pakai Bawang Putih

Cara menghilangkan tahi lalat hidup selanjutnya bisa anda lakukan dengan menggunakan bawang putih. Memang agak panas sih, tapi lumayan manjur. Bagaimana caranya? Ikuti panduannya berikut ini:

  • Pertama, silahkan kupas 2 siung bawang putih, cuci kemudian haluskan
  • Setelah halus, silahkan tempelkan ke bagian tahi lalat, kemudian tutup dengan plester
  • Biarkan semalaman, lihat hasilnya keesokan harinya.

10. Menggunakan Kapur Sirih dan Sabun Mandi

Cara menghilangkan tahi lalat hidup berikutnya adalah dengan menggunakan bahan kombinasi antara sabun mandi dan kapur sirih. Bagaimana cara membuatnya? Berikut ini panduanya:

  • Sediakan bahan berupa kapur sirih secukupnya, sabun mandi serta sedikit air
  • Kemudian, campurkan ketiga bahan tersebut sampai menjadi pasta
  • Selanjutnya, aplikasikan pasta tersebut ke tahi lalat anda, diamkan dan tunggu beberapa saat
  • Perhatian, campuran ketiga bahan ini sifatnya agak keras. Untuk kulit sensitive biasanya akan merasa kulit seperti terbakar.

11. Perawatan dengan Madu

Madu dikenal memiliki banyak sekali khasiat untuk kesehatan dan kecantikan. Nah, salah satunya adalah untuk menghilangkan tahi lalat hidup.

Namun pastikan anda menggunakan madu murni ya. Madu murni ini kita oleskan secara merata pada tahi lalat yang hidup, rutin 2 sampai 3 kali dalam satu minggu. Lakukan terus sampai tahi lalat benar-benar menghilang tanpa bekas.

12. Manfaatkan Getah Bunga Kamboja

Selanjutnya, anda bisa memanfaatkan getah bunga kamboja untuk mengusir tahi lalat hidup yang membandel.Caranya yaitu:

  • Ambil bunga kamboja segar secukupnya
  • Ambil getahnya dan oleskan ke tisu,
  • Selanjutnya, silahkan anda tempetlkan pada bagian tahi lalat, diamkan sampai getah mengering di tahi lalat
  • Terakhir, cuci bersih

13. Manfaatkan Buah Nanas

Selanjutnya, anda bisa memanfaatkan buah nanas sebagai bahan alami untuk mengusir tahi lalat hidup di tubuh anda. Bagaimana caranya? Ikuti panduannya berikut ini:

  • Pertama, halsukan buah nanas yang sudah dikupas dan dicuci bersih
  • Aplikasikan langsung ke bagian tahi lalat secara merata,
  • Biarkan sampai mengering dan meyerap ke tahi lalat,
  • Lakukan perawatan secara rutin.

14. Kombinasikan Minyak Jarak Dan Baking Soda

Cara menghilangkan tahi lalat hidup yang terakhir adalah dengan mengkombinasikan antara minyak jarak dan baking soda. Caranya yaitu:

  • Pertama, campurkan 1 sdt minyak jarak dan 1 sdt baking soda,
  • Aduk hingga membentuk pasta
  • Aplikasikan pasta tersebut ke tahi lalat anda, biarkan hingga mengering
  • Lakukan secara rutin

Baca juga: Penyebab, Jenis & Cara Menghilangkan Tanda Lahir

Resiko Menghilangkan Tahi Lalat

Sebelum memutuskan untuk menghilangkan tahi lalat, sebaiknya anda mempertimbangkan resiko menghilangkan tahi lalat yang mungkin akan anda dapatkan, diantaranya adalah:

1. Terjadi Infeksi pada Luka Setelah Pembedahan

Resiko yang pertama ini terjadi jika kita melakukan pembedahan atau pembakaran.Patuhi saran yang diberikan dokter setelah proses pembedahan. Jika terjadi infeksi segera konsultasi ke dokter supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak dinginkan.

2. Reaksi Alergi Terhadap Obat Bius

Tidak jarang setelah dibius seseorang akan mengalami alergi berupa gatal-gatal. Oleh karena itu pastikan dokter Anda melakukan pengetesan secara topikal terlebih dahulu sebelum melakukan pembiusan.

3. Kerusakan saraf

Resiko selanjutnya yang bisa saja terjadi adalah kerusakan saraf. Apalagi kalau pembedahan dilakukan pada bagian tubuh yang banyak saraf. Pastikan dokter yang anda pilih professional dan sudah berpengalaman.

4. Menimbulkan Bekas

Tidak jarang pasca pengangkatan tahi lalat justru menimbulkan bekas. Tergantung dari besar kecilnya luka yang ditimbulkan. Pastikan juga anda tidak mengelupas bekas luka sebelum ia lepas sendiri.

******

Itulah sedikit informasi mengenai cara menghilangkan tahi lalat hidup yang dapat kami bagikan kepada Anda.

Sekedar informasi tambahan, walaupun dijalankan oleh tim medis yang telah berpengalaman, seluruh tindakan operasi di atas tetap beresiko menimbulkan efek samping negatif.

Beberapa efek samping negatif yang mungkin timbul akibat metode di atas adalah: infeksi pada luka, kerusakan jaringan saraf, alergi terhadap obat bius, timbulnya jaringan parut pada kulit, dll.

Terakhir, karena tahi lalat hidup berpotensi menjadi jaringan kanker, sebisa mungkin berhati – hatilah dalam menyikapinya. Jangan sampai, karena terlambat memeriksakan diri (terutama untuk jaringan tahi lalat yang pertumbuhannya tidak wajar), Anda harus menanggung risiko yang sebenarnya tidak perlu Anda tanggung.

Semoga bermanfaat ya! Jangan lewatkan juga: Penghilang Bekas Jerawat yang Aman

Leave a Reply